Tips Agar Bayi Tidak Mudah Rewel Setelah Imunisasi

Setelah melakukan imunisasi Bayi biasanya ia akan merasakan rewel karena tidak nyaman seperti demam, pegal, dan lainnya. Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk mencegah atau mengurangi bayi rewel setelah imunisasi.


Ciptakan suasana tenang

Bayi mungkin akan menjadi rewel setelah diimunisasi, beberapa akan menolak untuk menyusu atau makan. Mama bisa menciptakan kegiatan yang tenang, atur suhu ruangan tidak terlalu panas dan nyaman. Pastikan bayi mengenakan pakaian yang nyaman untuknya.

Gendong bayi

Saat bayi disuntik, Mama sebaiknya berada di dekatnya agar bayi merasa aman.Setelah itu gendong bayi untuk membuatnya aman dan nyaman berada di pelukan mama.

Susui bayi

Memberi ASI atau makan setelah diimunisasi membantu meringankan rasa sakitnya. Penelitian dari Cochrane Database of Systematic menyatakan bahwa bayi yang menyusu saat disuntik cenderung lebih sedikit menangis bila dibandingkan dengan yang tidak menyusu.

Menyusu membuat bayi merasa nyaman dan tenang, sehingga dia tidak terlalu histeris ketika disuntik. Selain itu, ASI mendorong keluarnya hormon oksitosin pada Mama dan bayi.

Hormon ini membantu mengurangi tingkat stress dan menenangkan.

Kompres

Dilansir dari laman abcdpediatrics.com, kompres dengan kain yang direndam dengan air dingin. Ini membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak setelah disuntik.

Alihkan perhatian dengan mengajaknya bermain

Cara lain adalah dengan mengalihkan perhatiannya. Mama bisa mengajak bermain “cilukba”, boneka atau mainan yang menarik perhatiannya.

Beri gula

Gula dapat membantu bayi untuk meminum obat yang pahit, juga mengurangi rasa sakit karena disuntik. Trik ini biasanya sangat membantu untuk bayi berumur di bawah 6 bulan. Mama bisa memberinya air gula sebelum bayi disuntik atau mencelupkan dotnya di air gula.

Gunakan Popok Nyaman

Selain tips di atas, Mama perlu memperhatikan kenyamanan bayi. Cek apakah popoknya bermasalah seingga kurang nyaman. Mama bisa menggunakan popok Merries yang memberikan kenyamanan dan keceriaan pada si Kecil. Popok Merries memiliki permukaan lembut dan juga lapisan bersirkulasi udara, sehingga si Kecil akan nyaman beraktifitas. Gunakan popok Merries untuk kenyamanan si Kecil saat imunisasi.

Cara Memilih Keran Air Otomatis dengan Banyak Keunggulannya

Apabila akan memilih keran air, Anda bisa memilihnya dengan banyak pertimbangan sehingga membantu mendapatkan produk yang terbaik. Keran air mempunyai jenis yang beragam mulai yang mudah ditemui adalah keran angsa yang panjang, keran dengan dua cabang, keran yang perlu untuk ditarik ke atas, dan juga ada jenis keran otomatis. Jenis ini akan memberikan manfaat terbaik mematikan keran air jika tidakdipakai secara otomatis sehingga akan menghemat air yang digunakan.



Keran air otomatis ini bisa dipasang untuk berbagai keperluan. Baik sebagai keran air di bak cuci piring, wastafel di ruang tamu, dan juga keran yang ada di kamar mandi. Sehingga Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan di tempat yang diinginkan. Keran otomatis ini juga mempunyai fungsi yang sama seperti keran pada umumnya yaitu membuka dan menutup aliran air ketika digunakan. Akan tetapi bedanya adalah cara kerja keran ini yang secara otomatis sehingga dapat menghidupkan dan mematikan keran air cukup dengan sensor saja tanpa harus menarik tuas atau tombol yang ada di keran air tersebut.

Bagi yang akan memilih keran air otomatis, beberapa tips yang bisa diperhatikan adalah:

  1. Pertama adalah bisa memilih bahan dasar yang tepat yang dapat membuat keran awet, anti karat, dan juga tidak mudah rusak.
  2. Memilih keran otomatis yang sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.
  3. Memilih desain keran air otomatis yang bisa melengkapi desain dan tema peletakannya.
  4. Mempunyai sistem kelistrikan dan juga solusi ketika listrik padam.
  5. Memperhatikan harga keran otomatis yang bisa disesuaikan dengan budget yang dipunyai.

Membeli keran otomatis tersebut, salah satunya bisa untuk memilih di Kohler. Tempat ini menyediakan berbagai keran yang bisa dipilih untuk kamar mandi, dapur, dan juga kegunaan lainnya. Di tempat ini juga menyediakan berbagai pilihan yang bisa disesuaikan dengan tampilan hingga budget yang Anda punyai. Sehingga Kohler bisa menjadi tempat terbaik untuk mendapatkan keran otomatis yang sesuai kebutuhan Anda.

Verval Identitas di Vervalpd Secara Mandiri

Beberapa hari ini mengajukan perubahan lewat vervalpd untuk identitas terganggu ternyata diperlukan langkah baru yaitu melalui verval mandiri, dilakukan oleh siswa sendiri dari rumah. Lalu apakah sulit? Sebenarnya tidak sulit, asal nyanding data KK dan data vervalpd. Yang digunakan adalah NISN yang ada di vervalpd dan nama ibu yang tercantum di vervalpd

Langkah langkahnya:

Masuk ke web NISN nisn.data.kemdikbud.go.id kemudian masukan NISN dan nama Ibu sesuai data dari vervalpd.


Setelah itu akan muncul data di sebelahnya berupa permintaan data NPSN sekolah, tanggal lahir dan NIK. Dalam hal ini masukkan tanggal lahir dan NIK yang didapat dari vervalpd yang sesuai dengan KK. Klik lihat data.

Setelah itu akan muncul tampilan data yang akan dirubah sesuai dengan KK.


Kalau sudah Klik disini untuk validasi data. Data akan bisa divalidasi kalau sesuai dengan data dukcapil, kalau masih ada yang merah maka harus diperbaiki. Permasalahan yang timbul adalah KK yang baru belum bisa sinkron. Beberapa kasus saya temui tempat lahir misalnya, di KK baru sudah berubah tapi ketika di isikan tetap dianggap salah. Ini berarti data perubahan belum sinkron dengan data dukcapil pusat atau kemdagri.


Setelah cocok semua silakan centang kemudian klik untuk melakukan perubahan data, perubahan bisa di cek di vervalpd pengajuan edit identitas, kemudian bisa klik disetujui atau ditolak.




Posting Lama ►
 

Copyright 2012 ILMUKU Template by Bamz Templates